Yuk Mari Bergabung Di BO ( Bandar Online ) SHIOKUDA-1. Agent Togel Aman Dan Terpercaya. Nikmati PROMO & Discount Terbesarnya. Proses Deposit atau Withdraw Super Cepat. Berapa Pun Jackpot Anda Pasti Di Bayar LUNAS. Kami Memberikan Bukti Bukan Hanya Sekedar Janji.

Home » , , » Peternak Babi Jadi Orang Terkaya China Berharta Rp 19 Triliun

Peternak Babi Jadi Orang Terkaya China Berharta Rp 19 Triliun


PacuanKuda - Lembaga riset Hurun Institute merilis daftar orang terkaya China terbaru di 2019. Orang-orang kaya tersebut punya profesi berbeda-beda. Yang menarik, dalam daftar ada suami istri terkaya yang berprofesi sebagai peternak babi.

Di China, menjadi peternak babi jadi profesi yang menjanjikan. Buktinya, Qin Yinglin dan Qian Ying, suami istri yang mendirikan Muyuan Foods merangsek masuk ke daftar 20 besar orang terkaya di China. Keduanya ada di peringkat 15

Keduanya mengantongi harta senilai US$ 14 miliar atau sekitar Rp 19,6 triliun (Rp 14.000/US$). kekayaan tersebut didapatkan setelah mereka menjual 5,8 juta ekor babi saat harga hewan ternak tersebut sedang tinggi-tingginya.

Suami istri ini mulai beternak babi sejak 1992 dan Muyuan saat ini adalah peternakan babi terbesar di China.

Bisnis makan memang sedang mengalami tren positif di China. Selain Qin dan Qian, ada juga Zhang Yong dan Pang Kang yang juga masuk ke dalam fatar orang terkaya China dari industri makanan.

Zhang Yong punya bisnis restoran hotpot Haidilao dan Pang Kang disebut sebagai 'raja saus kedelai'.

RESULT PASARAN

RESULT SHIOKUDA
TANGGAL PASARAN RESULT
22 JAN 2020 SIERRALEONE 5786
22 JAN 2020 PARMA 3362
22 JAN 2020 HONDURAS 3815
22 JAN 2020 SYDNEY 5368
22 JAN 2020 MELBOURNE 1809
20 JAN 2020 SINGAPORE 8961
21 JAN 2020 UKRAINE 8327
21 JAN 2020 INCHEON 4703
21 JAN 2020 HONGKONG 6399

PREDIKSI HARIAN

PREDIKSI SHIOKUDA
TANGGAL PASARAN ANGKA MAIN
23 JAN 2020 SIERRALEONE 3709
22 JAN 2020 PARMA 5403
22 JAN 2020 HONDURAS 2571
22 JAN 2020 SYDNEY 9614
22 JAN 2020 MELBOURNE 8247
22 JAN 2020 SINGAPORE 2754
22 JAN 2020 UKRAINE 1495
22 JAN 2020 INCHEON 5298
22 JAN 2020 HONGKONG 7081